Usaha Kecil Menengah (UKM) telah secara nyata tangguh dalam menghadapi krisis ekonomi di Indonesia.
Perkembangan ekonomi disuatu daerah akan menambah jumlah usahawan dengan format UKM.
Persaingan usaha sejenis dengan sedirinya meningkat selaras dengan pertumbuhan jumlah usahawan di suatu wilayah tertentu.
Pada perusahaan besar, demi memenangkan persaingan sering menggunakan strategi "memperbesar" barrier-to-entry, dalam bentuk kompetensi-teknologi-SDM-terutama modal finansial.
UKM, tentu saja kurang memiliki 'modal finansial' yang berlimpah, oleh karena itu sangat mustahil menerapkan strategi bersaing dengan meningkatkan "barrier-to-entry" tersebut diatas. Oleh karena itu diperlukan 'upaya lain' guna memenangi persaingan.
Apapun upaya itu, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun dengan 'ketrampilan' penggunaan dana yang mencukupi, dana tersebut dapat berfungsi sebagai 'investasi' dengan 'pengembalian' yang 'nyata' dan 'mencukupi'.
Merek-dagang, sebuah komponen persaingan usaha yang relatif baru disadari oleh banyak perusahaan di dunia termasuk di Indonesia. Padahal, hanya melalui "merek-dagang" inilah, perusahaan dapat membedakan 'usaha'nya dari usaha-pesaingnya. Mengapa?
Kemajuan teknologi (informasi) yang menyebabkan demikian cepatnya pesaing membuat produk/jasa sejenis dari sebuah perusahaan, juga teknologi pemasarannya, bahkan metode pengelolaan asset (modal).
Posisi 'merek-dagang' dalam benak 'masyarakat', jika dikelola dengan baik akan sangat sulit untuk perusahaan pesaing untuk menyamai, paling cepat adalah memerlukan waktu pemosisian yang sama dengan waktu yang diperlukan perusahaan dalam membangun mereknya itu.
Masalahnya, perusahaan yang akan disaingi tersebut tentu tidak akan berhenti dalam mengelola mereknya tersebut, sehingga logis jika perusahaan terus menerus mengelola mereknya, sulit kepemimpinannya dipasar akan terlampaui oleh pesaingnya.
Sadar akan keperluan biaya yang tidak sedikit dalam pengelolaan merek inilah, saya berminat untuk membantu UKM didaerah Surakarta dan sekitarnya dengan menyediakan jasa konsultasi dan jasa penghubung pada pihak perbankan. Untuk sementara ini keperluan biaya sampai dengan Rp. 500 Juta, yang bisa kami bantu.
Oleh karena itu, silahkan kirim surat perkenalan perusahaan Anda ke email : rahmat.widjaja@gmail.com
Semoga usaha Anda mendapatkan 'keuntungan berkelanjutan' dengan pengelolaan 'merek-dagang'nya.
Salam Bisnis.
Rahmat Widjaja - Solo